Mamuju
Beranda / Berita / MPT Sulbar / Mamuju / PMII Mamuju Gelar Aksi Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Sampaikan 15 Tuntutan

PMII Mamuju Gelar Aksi Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Sampaikan 15 Tuntutan

Aksi PC PMII Mamuju saat gelar refleksi 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Simpang Lima Mamuju, Sulawesi Barat
Massa aksi PC PMII Mamuju saat menggelar aksi unjuk rasa refleksi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di kawasan Tugu Mamuju Keren, Simpang Lima Mamuju, Kamis (22/10/2026). Foto: Dok. PMII Mamuju

Mapattang.com | Mamuju – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mamuju menggelar aksi unjuk rasa refleksi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Aksi tersebut berlangsung di kawasan Simpang Lima Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (22/10/2026). Massa memulai titik kumpul di area Pendopo Rumah Jabatan Gubernur Sulbar sekitar pukul 12.00 WITA, kemudian bergeser ke titik aksi pada pukul 15.00 WITA dan berakhir pada pukul 17.30 WITA.

Aksi demonstrasi berjalan aman, tertib, dan lancar dengan pengawalan aparat kepolisian.

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menilai dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran belum menjawab persoalan mendasar masyarakat.

Berikut petikan pernyataan sikap PC PMII Mamuju yang disampaikan di lokasi aksi:

Bea Cukai Kalah dari Mafia Rokok Ilegal di Sulbar, Kasi P2 Bea Cukai Parepare Jufri Sanusi Bungkam!

“Dua Tahun Prabowo-Gibran: Istana Megah di Atas Keringat dan Air Mata Rakyat. Satu dekade fondasi lapuk diteruskan, dua tahun ilusi kemakmuran dijajakan.

Hari ini, tepat dua tahun pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menduduki kursi pemerintahan. Dua tahun lalu janji-janji manis diecer di panggung kampanye. Hari ini, janji-janji itu menjelma menjadi mimpi buruk yang menghantui dapur-dapur rakyat miskin, mencekik leher para buruh, membungkam mulut mahasiswa, dan merampas tanah-tanah adat.

Mereka bilang ekonomi tumbuh, tapi mengapa piring rakyat makin kosong? Mereka bilang keberlanjutan dan stabilitas, tapi mengapa yang berlanjut hanya dinasti, dan yang stabil hanya penderitaan rakyat?”

Pernyataan tersebut kemudian dirinci dalam 15 poin tuntutan yang mencakup isu lokal hingga nasional:

  1. Mendesak pemerintah menyelesaikan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Barat.
  2. Menuntaskan persoalan penetapan data desil penerima bantuan sosial.
  3. Menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.
  4. Mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  5. Mendorong transparansi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes).
  6. Menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di daerah.
  7. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
  8. Menyelesaikan persoalan infrastruktur sekolah di daerah terpencil.
  9. Memperjelas regulasi penjualan minuman keras (miras).
  10. Menuntut penghentian aktivitas Lingkar Tambang Jaya (LTJ) di Sulawesi Barat.
  11. Mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
  12. Meminta pemerintah melakukan penanganan serius terkait penyebaran HIV/AIDS.
  13. Menghentikan aktivitas korporasi yang mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia.
  14. Menyelesaikan persoalan penanganan stunting.
  15. Mendorong pemerintah membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi yang juga Ketua Bidang Advokasi dan Lingkungan Hidup PC PMII Mamuju, Burhan, secara khusus menyoroti poin terkait dugaan penyalahgunaan KIP.

Dapur MBG Jadi Ladang Bancakan? Oknum DPRD Sulbar Dilapor ke Badan Kehormatan Soal Dugaan Suap Rp50 Juta

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap dan mengusut tuntas oknum yang menyalahgunakan Kartu Indonesia Pintar.

Tangkap dan usut tuntas penyalahgunaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan tegas. Jangan sampai hak pendidikan rakyat kecil dirampas,” tegas Burhan dalam orasinya di Simpang Lima Mamuju, Kamis (22/10/2026).

Burhan menambahkan, 15 tuntutan tersebut merupakan akumulasi dari keresahan masyarakat yang dirasakan langsung di daerah, khususnya di Kabupaten Mamuju dan Sulawesi Barat pada umumnya.

Hingga berita ini diterbitkan, aksi telah selesai dan massa membubarkan diri dengan tertib.

Laporan: MPT/M – Berani Terang Dalam Gelap

Rakyat Antri, Tambang Ilegal Pesta BBM? GMNI Mamuju Soroti Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi