Mapattang.com | Mamuju | Atlet dayung berprestasi asal Sulawesi Barat, Ramla Baharudin, diduga berangkat menuju ajang ASEAN Games Aichi-Nagoya Jepang 2026 tanpa mendapat ucapan dukungan resmi dari KONI Sulawesi Barat.
Padahal, Ramla sudah berkali-kali mengharumkan nama Sulbar di tingkat nasional hingga internasional. Namun di media sosial resmi KONI Sulbar, nama Ramla tidak muncul dalam unggahan ucapan selamat dan sukses untuk atlet yang akan bertanding.
Di postingan Facebook dan medsos KONI Sulbar hanya menampilkan beberapa atlet saja, tanpa ada nama Ramla. Ini sangat memicu kekecewaan mendalam bagi masyarakat Sulawesi Barat, ujar sumber, Sabtu (12/9/2026).
Kekecewaan itu juga disampaikan langsung oleh Ramla di kolom komentar salah satu postingan KONI Sulbar. Saat ada akun yang mengomentari ucapan selamat, Ramla membalas: “begitu Om atlet lama yang sudah ikut Asian games 3x sudah tidak di anggap mungkin.”
Ramla juga menambahkan saat di mintai keterangan melalui pesansl singkat bahwa juga kecewa terhadap pemprov Sulbar karena bonus PON yang ia terimah juga belum 100 persen ucap Ramla.
Pernyataan itu menjadi sorotan publik karena menunjukkan adanya jarak antara lembaga olahraga daerah dengan atlet yang sudah mengabdi lama.
M. Radi Tasming Saputra, SH, Advokat Muda Mamuju turut menyoroti sikap KONI Sulbar yang dinahkodai Syamsul Syamad. Menurutnya, lembaga tersebut terkesan tebang pilih dalam memperlakukan atlet.
KONI Sulbar yang dipimpin Syamsul Syamad ini diduga tebang pilih kasih dalam memperlakukan atlet Sulbar. Apalagi atlet sekelas Ramla ini bukan lagi atlet yang baru memulai karirnya, tapi sudah terbukti dengan segudang prestasinya,” tegas Radit.
Ia menilai ini bukan sekadar soal ucapan, tapi soal penghargaan dan penghormatan lembaga terhadap atletnya sendiri.
Ini kekecewaan dan peringatan keras untuk KONI Sulbar. Harus ada evaluasi dalam jajaran KONI Sulbar. Ini menjadi catatan memalukan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KONI Provinsi Sulawesi Barat belum memberikan klarifikasi resmi terkait tidak dimasukkannya nama Ramla Baharudin dalam unggahan dukungan. (MPT/M)


Komentar