BEMNUS Daerah Kesehatan Majene RSUD
Beranda » Berita » Kondisi RSUD Majene Memprihatinkan, BEMNUS Majene Gelar Open Donasi & Aksi Penggalangan Dana di Jalan

Kondisi RSUD Majene Memprihatinkan, BEMNUS Majene Gelar Open Donasi & Aksi Penggalangan Dana di Jalan

Mapattang.com | Majene – Kondisi pelayanan kesehatan di RSUD Majene saat ini mendapat sorotan tajam dari mahasiswa. BEM Nusantara Daerah Sulawesi Barat resmi membuka ‘Open Donasi: Pray for BLUD RSUD Majene‘ sekaligus merencanakan aksi turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana secara langsung kepada masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebijakan pengakhiran masa kerja tenaga Non-ASN di RSUD Majene oleh Direktur RSUD. Kebijakan tersebut dinilai berdampak pada stabilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit rujukan utama Kabupaten Majene dan menimbulkan keresahan di kalangan tenaga kesehatan serta masyarakat.

“Kesehatan bukan untuk dikelola, tapi untuk diabdikan!” menjadi pesan utama yang diusung dalam kampanye ini. Melalui donasi ini, BEM Nusantara ingin hadir mendukung tenaga kesehatan yang telah mengabdi dengan dedikasi dan integritas, namun kini berada dalam masa sulit.

Bentuk penggalangan dana:

  1. Open Donasi Online: Masyarakat umum dapat menyalurkan bantuan melalui narahubung resmi BEM Nusantara Sulbar.
  2. Aksi Turun ke Jalan: BEM Nusantara Sulbar akan menggelar penggalangan dana secara langsung di titik-titik keramaian di Majene. Aksi ini sekaligus menjadi ruang edukasi publik terkait pentingnya menjaga hak dasar kesehatan warga.

Tujuan donasi yang terkumpul akan digunakan untuk:

  1. Solidaritas untuk Nakes: Memberikan dukungan moral dan bantuan bagi tenaga kesehatan yang diberhentikan.
  2. Membantu Keuangan RSUD Majene: Mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Ikhsan, Koordinator BEM Nusantara Wilayah Majene, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap nasib tenaga kesehatan dan masyarakat.

PMII Mamuju Kembali Gelar Aksi di Kantor Bupati Mamuju, Ultimatum Pemkab Serius Tangani Krisis Sampah

Kami melihat kondisi RSUD Majene saat ini sangat memprihatinkan. Tenaga kesehatan yang selama ini mengabdi justru diberhentikan, sementara masyarakat yang butuh layanan kesehatan dirugikan. Open donasi dan aksi turun ke jalan ini adalah cara kami hadir dan menunjukkan bahwa kesehatan adalah hak dasar, bukan komoditas,” ujar Ikhsan, Selasa (28/7/2026).

Setiap donasi adalah bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Dengan turun ke jalan, kami ingin mengajak masyarakat merasakan langsung bahwa ini adalah urusan kita bersama,” timpalnya.

BEM Nusantara menegaskan komitmen untuk menjaga transparansi penggunaan dana sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.

Ia menekankan gerakan kolektif yang terbangun merupakan upaya untuk menunjukkan kepada siapapun yang merasa haknya dikebiri, dalam kasus di RSUD Majene ini tenaga kesehatan bahwa mereka tidak sendiri.

Kesehatan bukan komoditas, tapi hak dasar setiap warga negara dan tenaga kesehatan merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dengan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan,” pungkasnya.

BEM Nusantara menegaskan akan mengawal transparansi penggunaan dana dan menyampaikan laporan publik secara berkala.

BEM Nusantara Wilayah Mamuju adalah bagian dari BEM Nusantara Daerah Sulawesi Barat, jaringan aliansi BEM se-Nusantara yang konsisten mengawal isu kerakyatan, pendidikan, dan kesehatan. (MPT/S)

BEMNUS Mamuju Desak Pemda Evaluasi Kebijakan Direktur RSUD Majene, Buka Open Donasi & Galang Dana di Jalan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *