Daerah HMI Parepare
Beranda » Berita » Prokopim Kota Parepare Ingkari Janji, HMI: Ini Bukan Pelayanan, Ini Penghinaan

Prokopim Kota Parepare Ingkari Janji, HMI: Ini Bukan Pelayanan, Ini Penghinaan

Mapattang.com | Parepare – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Parepare kembali melayangkan kritik keras terhadap jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Parepare. Kritikan ini disampaikan menyusul tidak adanya kejelasan dan realisasi atas janji-janji yang sebelumnya disampaikan oleh pihak Prokopim.

Pasca mencuatnya respons dan kecaman HMI terkait dugaan pemblokiran kontak pengurus oleh oknum protokoler bernama Wahyu Dwi Wantara, pihak HMI Cabang Parepare sebenarnya telah dipertemukan dengan Kasubag Protokoler, Athonk.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Kasubag Protokoler berjanji akan memberi kejelasan serta klarifikasi langsung mengenai aksi pemblokiran oleh saudara Wahyu, sekaligus menjanjikan untuk memfasilitasi audiensi antara HMI Cabang Parepare dengan Wali Kota Parepare dalam waktu secepatnya.

Namun, hingga saat ini, janji tinggal janji. Pihak HMI Cabang Parepare belum menerima klarifikasi apa pun dari oknum bernama Wahyu, dan jadwal audiensi dengan Wali Kota Parepare yang dijanjikan tak kunjung direalisasikan.

Atas ketidakjelasan tersebut, HMI Cabang Parepare menyatakan sikap tegas sebagai berikut:

  1. Menyesalkan Sikap Mengulur Waktu: HMI Cabang Parepare menilai jajaran Prokopim Pemkot Parepare tidak serius, enggan terbuka, dan terkesan sekadar memberi janji manis tanpa iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan komunikasi ini.
  2. Menagih Klarifikasi Langsung: Menagih kejelasan dan meminta secara terbuka kepada oknum protokoler bernama Wahyu untuk memberikan penjelasan jujur mengenai alasan pemblokiran kontak pengurus HMI.
  3. Mendesak Realisasi Audiensi dengan Wali Kota: Menagih komitmen Athonk selaku Kasubag Protokoler untuk segera memberikan kepastian jadwal audiensi HMI Cabang Parepare bersama Wali Kota Parepare tanpa menunda-nunda lagi.
  4. Mendesak Evaluasi Kinerja Prokopim: Meminta Wali Kota Parepare untuk menyoroti dan mengevaluasi kinerja jajaran Prokopim yang dinilai tidak profesional dan merusak pola hubungan/ komunikasi antara pemerintah daerah dengan elemen mahasiswa.

Langkah pemblokiran saja sudah mencerminkan ketidakprofesionalan, ditambah lagi dengan janji-janji penyelesaian yang tidak pernah ditepati sampai sekarang. Kami menyayangkan sikap aparatur publik yang justru alergi dan menutup diri dari komunikasi mahasiswa,” tegas Khumaedi, Minggu (2/8/2026).

HMI Cabang Parepare menegaskan, jika dalam waktu dekat tetap tidak ada iktikad baik maupun kejelasan resmi dari pihak Prokopim dan Pemkot Parepare, HMI Cabang Parepare tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah-langkah dan aksi organisasi yang lebih tegas demi menyuarakan aspirasi ini. (MPT/P)

PMII Mamuju Kembali Gelar Aksi di Kantor Bupati Mamuju, Ultimatum Pemkab Serius Tangani Krisis Sampah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *