Daerah GMNI Hukum Mamuju
Beranda » Berita » GMNI Cabang Mamuju Desak Polresta Mamuju Segera Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Terbaiknya

GMNI Cabang Mamuju Desak Polresta Mamuju Segera Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Terbaiknya

Mapattang.com | Mamuju – Sebagai bentuk aksi solidaritas terhadap pengeroyokan yang menimpa kader terbaiknya dan keseriusan dalam mengawal proses hukum, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju telah menggelar aksi unjuk rasa di depan Polresta Mamuju pada Selasa, 9 Juni 2026.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tuntutan agar aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret terhadap laporan yang telah disampaikan oleh korban.

Sekretaris GMNI Cabang Mamuju, Sugianto, menilai bahwa tindakan pengeroyokan merupakan perbuatan pidana yang tidak dapat ditoleransi dan harus ditangani secara cepat, profesional serta transparan. Ia menegaskan bahwa lambannya penanganan kasus berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Hajrin, dalam orasinya mendesak Polresta Mamuju untuk menunjukkan perkembangan penanganan kasus dalam waktu 24 jam, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat serta mengambil tindakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kami mendesak Polresta Mamuju agar segera menindaklanjuti laporan pengeroyokan terhadap kader terbaik GMNI Mamuju. Kami memberikan waktu 24 jam untuk menunjukkan progres penanganan kasus ini. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap proses penegakan hukum,” ujar Hajrin dalam orasinya.

Ia menegaskan kepada Polresta Mamuju untuk mengamankan para pelaku dalam waktu 24 jam. Jika tidak ada tindakan nyata dan para pelaku masih bebas berkeliaran, maka kami akan mendesak Kapolda Sulawesi Barat untuk mencopot Kapolres Mamuju, karena dinilai gagal memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan kekhawatiran dari pihak keluarga korban yang hingga saat ini masih menunggu kepastian hukum atas kasus yang menimpa anggota keluarganya. Menurut mereka, keterlambatan penanganan perkara dapat memicu ketegangan dan memperbesar potensi konflik sosial di tengah mmasyarakat.

Oleh karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum bertindak cepat untuk memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi korban serta keluarganya.

Secara Kelembagaan, GMNI Cabang Mamuju, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa apabila tidak ada langkah konkret dalam penanganan perkara, maka evaluasi terhadap kinerja pimpinan kepolisian setempat menjadi hal yang patut dipertimbangkan oleh institusi yang berwenang.

Penegakan hukum harus berjalan profesional dan transparan. Kami berharap Kapolres Mamuju menunjukkan komitmen yang kuat dalam menuntaskan kasus ini. Apabila penanganan kasus ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka evaluasi terhadap kepemimpinan Kapolres menjadi hal yang wajar untuk dipertimbangkan oleh pihak yang berwenang,” tegas Sugianto.

GMNI Cabang Mamuju menegaskan akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga seluruh pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, GMNI Cabang Mamuju masih menunggu langkah dan perkembangan resmi dari Polresta Mamuju terkait penanganan laporan dugaan pengeroyokan tersebut. (MPT/ S)

BEM Nusantara Daerah Sulawesi Barat Serukan Reformasi Jilid II

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *